Tasya Kembali Percaya diri Usai Operasi Caesar
Baby blues adalah hal yang wajar dialami oleh para ibu yang baru melahirkan. Hormon yang tidak seimbang dan rasa lelah menjadi penyebab utama. Tapi hal ini bukan masalah utama bagi Tasya. Bahkan dengan cepat, ia mengatasi baby blues pasca operasi caesar berkat solusi terbaik yang ia temukan.
Tasya, ibu muda yang melahirkan putri pertamanya, menceritakan keputusannya untuk menjalani operasi caesar. Mulanya, Tasya merencanakan lahiran dengan proses normal namun kondisi kandungannya yang tak terduga membuatnya berani memutuskan menjalani operasi caesar.
"Sebenarnya aku tadinya takut untuk operasi caesar, selain konon pemulihannya lama, ada bekas luka yang menurutku bikin nggak percaya diri." Ungkap Tasya. Tapi, posisi bayi yang terlilit tali pusar membuat Tasya terpaksa mengambil jalan yang selama ini ia hindari.
Tasya bercerita jika proses kelahiran berjalan lancar. Bahkan lukanya juga termasuk dalam kategori pemulihan yang cepat. Semua saran dokter ia lakukan agar kondisi fisiknya pulih seutuhnya. Namun ternyata, bekas luka Tasya mengalami keloid.
Tak hanya sekedar bekas yang menghitam, namun ada bekas luka menonjol yang membuat kondisinya jadi tidak indah. Meskipun sempat merasa sedih, tapi ia berusaha untuk mencari solusinya.

Foto: Unsplash
"Saking kepikirannya sama bekas luka, aku sampai stres sendiri. Setiap ngaca rasanya kesel, atau bahkan kadang pas aku lagi sama anakku, aku juga ngerasa kecewa. Sampai ASI ku sempat susah keluar," cerita Tasya.
Bahkan ia juga sudah mengunjungi dokter, dan sang dokter menyarankan agar Tasya tidak usah terlalu mencemaskan bekas luka yang justru memunculkan rasa negatif lainnya. Sampai suatu hari, Tasya mencurahkan isi hatinya kepada sang sahabat. Dari sahabatnya lah ia mendapat solusi yang berhasil bangkitkan semangat dan rasa percaya dirinya.
"Ke dokter udah dan disuruh hilangkan pikiran negatif. Tapi masih aja kepikiran, akhirnya aku telpon sahabatku dan bener-bener aku ceritain semuanya. Gimana rasa kesal karena rencana ternyata berubah, dan bekas luka yang dihindari ternyata muncul. Dan ternyata, sahabatku rekomendasikan pakai Dermatix Ultra." Ungkapnya.
Beruntunglah Dermatix Ultra yang memang direkomendasikan banyak orang, termasuk sahabatnya sangat ampuh pudarkan keloid yang dialaminya. Dengan saran tersebut, Tasya menggunakannya dengan penuh keyakinan. Ia mengaplikasikan secara rutin sesuai anjuran yang tertera. Dua minggu pemakaian, kondisi keloidnya mulai memudar dan memperlihatkan progress yang semakin baik setiap harinya.

Foto: Pixabay
"Seneng banget pas pakai Dermatix Ultra. Benar-benar ini adalah keputusan terbaik yang aku ambil. Dan bener, di dua minggu pertama, keloidnya lebih cerah dan nggak terlalu menonjol. Ada perubahan signifikan, meskipun belum hilang." pungkasnya.
Dermatix Ultra sendiri gel silikon topikal yang telah tersertifikasi halal untuk memudarkan dan meratakan bekas luka menonjol. Dermatix Ultra memiliki formula terdepan yaitu CPX technology dan vitamin C Ester yang terbukti secara klinis mampu memudarkan bekas luka hingga 80%*.
Formulanya sangat lembut dan mudah meresap. Bahkan, sangat irit, karena cukup setitik Dermatix Ultra, kamu bisa mengaplikasikannya di bekas luka sepanjang 15 cm.
Dengan kondisi bekas lukanya yang perlahan memudar, Tasya kembali percaya diri dan bahagia bersama keluarga kecilnya. #BeUnscarable



Berdasarkan studi observasi berskala besar - MUIH Centre Study oleh Dr. M. Sepermanesh. Kompedium Dermatologie 2006: 1: 30-32.