Copyright © 2020 Menarini Asia-Pacific
(Co. Reg. No. 200503853W)

Kembali Ke Kantor Saat New Normal, Terapkan 4 Prinsip Ini

opening

Fase new normal alias hidup normal baru sudah dijalankan di tengah masa transisi PSBB di beberapa wilayah di Indonesia. Salah satunya juga berpengaruh ke banyak perkantoran yang mulai kembali menerapkan aturan bekerja dari kantor.

Masing-masing kantor memang memiliki kebijakan terkait sistem work from office di tengah pandemi seperti ini. Ada yang menerapkan pengurangan jam kerja, sistem rotasi, larangan client visit, dll. Apapun itu, penting untuk tetap melakukan tindakan preventif dimulai dari diri sendiri. Berikut beberapa tipsnya:

  • Selalu gunakan masker
masker
                                                Foto - Unsplash

 

Bahkan ketika kamu sedang tidak bertatap muka dengan orang lain, pastikan untuk tetap menggunakan masker ya! Sebab bagaimanapun kamu berada di ruang publik yang dipakai bersama. Dikarenakan selalu ada risiko paparan, copot masker hanya bila memang benar-benar diperlukan saja.

  • Jaga kebersihan area kerja
kebersihan area kerja
                                               Foto - Unsplash

 

Sebisa mungkin, buat area kerjamu berisikan hanya barang-barang yang esensial; hindari terlalu banyak perlengkapan yang tak perlu. Selalu bersihkan area kerja dengan disinfektan baik sebelum dan sesudah bekerja. Serta, sediakan area tempat sampah khusus dan tertutup di dekatmu. Hal ini juga lebih meringankan beban petugas kebersihan di kantormu, bukan?

  • Selalu cuci tangan, terutama ketika hendak makan
cuci tangan
                                           Foto - Unsplash

 

Kebiasaan bersih yang diterapkan di rumah selama work from home ada baiknya juga diterapkan di kantor. Pastikan kamu selalu mencuci tangan dengan seksama, misalnya ketika sudah bekerja dengan laptop atau setelah dari toilet. Begitupun ketika hendak makan. Jangan lupa untuk menggunakan peralatan makan sendiri juga, ya!

  • Hindari berkerumun di ruang tertutup
kerumunan
                                              Foto - Unsplash

 

Dianjurkan untuk satu ruangan kerja kecil tidak dipenuhi oleh lebih dari 5 orang. Sehingga siasati kegiatan-kegiatan yang membutuhkan rapat tatap muka menggunakan ruangan yang lebih besar, dengan protokol pyhsical distancing tentunya. Apabila area kerjamu termasuk jenis common room yang dipenuhi banyak rekan kerja, ada baiknya untuk meminta tambahan sekat.

Nah itulah beberapa tips yang bisa diperhatikan saat bekerja di kantor saat situasi seperti sekarang ini. Sebagai karyawan yang baik, lakukan prinsip di atas dengan seksama ya demi kesehatan dirimu dan juga rekan kerja yang lain!

Sudah berhati-hati dalam kebersihan, tapi kadang selalu ada saja yang terjadi ketika beraktivitas. Misalnya terjatuh saat perjalanan, tak sengaja terkena knalpot saat menaiki kendaraan, hingga kemungkinan terkena goresan karena peralatan kantor. Jika terjadi, segera lakukan pertolongan pertama pada luka dengan bersihkan area luka dengan air mengalir dan cairan antiseptik.

Luka sudah kering dan sembuh? #JanganSetengahSetengah, lanjutkan yuk perawatan bekas lukanya. Sebab, merawat luka dan bekas luka ialah dua hal yang berbeda. Sebagai salah satu solusi, kamu bisa mencoba produk yang dapat membantu perawatan bekas luka secara tepat, seperti Dermatix Ultra. Mengandung CPX technology dan vitamin C Ester, gel ini membantu merawat dan memudarkan bekas luka pada kulit hingga 80%* dengan penggunaan teratur.

Cara menggunakan Dermatix Ultra cukup mudah. Usapkan 2 kali sehari tipis-tipis pada bekas luka yang telah dibersihkan. Ulangi selama 8 minggu pemakaian untuk mendapatkan manfaat Dermatix Ultra secara maksimal. Mudah, bukan? Apalagi kamu bisa membelinya dengan mudah secara online di Menarini Official Store Tokopedia, Blibli, Lazada, dan juga Shopee. Semoga bermanfaat!

PUDARKAN BEKAS LUKAMU SEKARANG
Meratakan, menghaluskan, dan memudarkan bekas luka
Mudah digunakan, cepat kering, dan tidak berminyak
Dengan formula inovatif CPX technology dan vitamin C Ester
Sumber

*Berdasarkan studi observasi berskala besar - MUIH Centre Study oleh Dr. M. Sepermanesh. Kompedium Dermatologie 2006: 1: 30-32.

RECENTLY VIEWED