Ini Dia 3 Masalah Utama Kulit Pada Usia 20-an yang Harus Kamu Tahu!

Kulit berminyak, kusam, munculnya komedo adalah sebagian masalah kulit yang sering timbul pada saat usia 20-an. Ada banyak lagi lho, yang lainnya. Yuk, kenali lebih lanjut dan cari tahu gimana mengatasinya!
Memasuki usia 20, kulitmu akan mengalami peralihan dari kulit remaja menjadi kulit dewasa. Meski tergolong masih muda, tapi masalah kulit yang dihadapi juga bisa semakin beragam, lho. Biar lebih tahu penanganannya, kamu wajib tahu beberapa permasalahan kulit pada usia 20-an yang paling sering terjadi di bawah ini!
Pori-pori besar
Pori-pori adalah tempat kulit mengeluarkan minyak dan keringat, juga sebagai tempat tumbuhnya helaian rambut. Pori-pori yang terlihat besar biasanya terjadi karena jerawat, paparan sinar matahari berlebihan, dan peningkatan produksi sebum pada kulit. Makanya, kalau kamu berusia 20-an dan kulitnya berminyak, biasanya pori-porinya memang tampak besar. Jika malas merawat kulit, kondisi pori-pori besar ini bisa menyebabkan kamu gampang berkomedo dan berjerawat.
Tahukah kamu kalau sebenarnya kita nggak bisa mengecilkan ukuran pori-pori? Namun, kita bisa membuatnya terlihat lebih ringkas, dan menjaganya supaya tetap bersih. Untuk pemilik pori-pori besar, dianjurkan double cleansing setiap pagi dan malam agar kotoran, sisa sunscreen, dan sisa makeup terangkat tuntas. Pilih facial wash yang berbentuk gel lembut yang tidak menyumbat pori-pori. Kurangi juga penggunaan makeup berlebihan ya, apalagi yang comedogenic. Kamu juga sebaiknya rutin eksfoliasi menggunakan produk dengan kandungan AHA dan BHA, yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati, membantu mengurangi jerawat, membersihkan pori-pori yang tersumbat, sekaligus bikin kulit lebih cerah. Menggunakan clay mask 1-2 kali seminggu juga bagus lho untuk bikin pori-pori terlihat lebih kecil.
Jerawat
Ketika pori-pori tersumbat oleh minyak yang berpadu dengan kotoran, sel-sel kulit mati, dan bakteri, maka jadilah jerawat. Ini adalah satu musuh kulit pada usia 20-an yang banyak dikeluhkan, dan nggak hanya di wajah saja, tapi juga bisa muncul di leher, dada, dan punggung. Banyak sekali jenis jerawat, seperti papule, pustule, nodule, dan cyst. Semuanya bikin nggak percaya diri, tekstur kulit jadi kasar, menyebabkan peradangan, dan bahkan meninggalkan bekas.
Pemilik kulit berjerawat sebaiknya bersahabat dengan skincare yang punya kandungan tea tree, green tea, Centella Asiatica, Salicylic Acid, mugwort, dan witch hazel, yang bisa mengurangi penyebab jerawat, kaya antioksidan, dan menenangkan kulit. Tidak boleh malas membersihkan kulit, harus rajin eksfoliasi, dan sebaiknya pilih produk skincare yang teksturnya ringan, cepat meresap. Namun harus diingat, kamu juga perlu menjaga hidrasi dengan baik, jadi jangan skip moisturizer. Kalau kulitmu dehidrasi, kulit akan secara natural memproduksi sebum lebih banyak, sehingga jerawatmu bisa jadi makin banyak juga. Kurangi rokok dan stres, wajib tidur yang cukup, dan hindari makanan serta minuman manis yang bisa meningkatkan inflamasi pada kulit. Bila masih terus-menerus berjerawat, kamu bisa berkonsultasi ke dermatologist ya untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Bekas jerawat
Setelah jerawat reda, biasanya bekasnya malah susah dihilangkan, nih! Bekas jerawat secara umum ada 2 jenis: noda hitam dan bopeng. Untuk mengatasi bopeng, kamu nggak bisa pakai skincare topikal saja, perlu bantuan advanced treatment di klinik kecantikan, karena yang rusak adalah lapisan kulit yang cukup dalam. Sementara bekas jerawat yang berupa noda hitam biasanya lebih mudah diatasi dari bopeng, kamu bisa merawatnya setiap hari di rumah. Kamu bisa menggunakan produk skincare dengan kandungan Niacinamide, vitamin C, vitamin E, Alpha Arbutin, Mandelic Acid, Kojic Acid, Azelaic Acid, dan retinol yang bisa membantu mencerahkan dan memperbaiki tekstur kulit.
Kamu juga disarankan pakai produk khusus untuk mengatasi bekas jerawat, seperti Dermatix® Acne Spot Care. Produk berbentuk gel ini sangat efektif untuk bantu pudarkan noda bekas jerawatmu sekaligus mencegah munculnya jerawat baru. Keren, ya? Produk ini dilengkapi dengan ActivGCS (ekstrak lender siput) untuk meningkatkan produksi kolagen supaya kulit lembap dan elastis. Selain melembapkan dan sebagai collagen booster, lendir siput atau snail mucin ini juga mampu memberi efek soothing, karena di dalamnya mengandung Allantoin yang bisa mengurangi iritasi.
Ditambah juga dengan Niacinamide untuk mengurangi masalah pigmentasi, Vitamin E yang melindungi kulit dengan antioksidan, serta Zinc Gluconate yang berperan sebagai anti-inflamasi yang bisa mengurangi jerawat dan juga CPX Silicone yang menjaga kulitmu dari pengaruh buruk perubahan lingkungan. Cukup pakai 2 kali sehari pada bekas jerawat, sebelum kamu mengaplikasikan moisturizer. Teksturnya nggak lengket, aman juga untuk sebelum makeup! Kalau kamu rutin memakainya, noda hitam akan tampak berkurang di minggu keempat*, lho!
Nah, itulah 3 masalah utama kulit pada usia 20-an yang harus kamu tahu! Apakah kamu sedang mengalami salah satunya? Sekarang, kamu jadi lebih tahu kan, gimana mengatasinya? Dengan menjaga kebersihan, punya pola hidup yang sehat, dan menggunakan produk skincare yang tepat, permasalahan di atas pasti bisa ditangani, kulitmu pasti bisa jadi lebih terawat dan glowing!
*Dalam panel pengujian konsumen independen yang terdiri dari 65 pria dan wanita berusia 18-40 tahun.
ID/DEA/112022/061
Sumber: Healthline, Byrdie.
https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-remove-dark-spots-caused-by-pimples#caution
https://www.byrdie.com/snail-mucin-for-skin-4768132
Product informasi Dermatix Acne Spot Care
Image: Female Daily/Jessica, Freepik

