Copyright © 2023 Menarini Asia-Pacific
(Co. Reg. No. 200503853W)

Cara Memudarkan Bekas Jerawat Hitam Agar Makin Pede!

Ga cuma merasa senang, kita juga jadi bersemangat ketika mendapat undangan pernikahan teman kita sendiri. Saking semangatnya, sampai-sampai kita mempersiapkan segala hal untuk datang ke pernikahan. Dari mulai kado, outfit yang akan digunakan, hingga make up yang akan menghiasi wajah kita nanti.

Tapi di detik-detik hari H undangan, ada saja masalah yang hadir. Seperti tiba-tiba tumbuh jerawat di wajah. Selain bikin kesal, kita juga pasti jadi merasa takut ya bekas jerawat itu nantinya akan mengganggu penampilan dan bikin make up kita gagal flawless.

Oleh karena itu, segeralah obati jerawat ketika tumbuh di wajah kita agar sembuh dan tidak semakin memburuk dengan beberapa cara yang bisa dilakukan. Tapi perawatan jerawat itu belum cukup sampai di situ ya. Masih ada bekas jerawat bandel yang justru waktu hilangnya seringkali lebih lama dari penyembuhan jerawatnya itu sendiri. Apalagi bekas jerawat hitam yang biasanya paling terlihat di wajah kita.

Agar lebih sesuai ketika usaha menghilangkan bekasnya, kita perlu paham dulu nih beberapa jenis bekas jerawat yang biasanya muncul.

  1. Bekas jerawat atrofi

jerawat atrofi

(pic source: https://www.alomedika.com/pilihan-terapi-untuk-atrophic-acne-scar

Bekas jerawat ini biasanya dikenal dengan bopeng. Berupa lekukan datar dan dangkal. Bekas jerawat ini biasanya disebabkan oleh jerawat kistik karena penumpukan minyak dan sel kulit mati yang parah. Namun, jenis jerawat lain juga dapat menjadi penyebabnya.

  1. Bekas jerawat hipertrofik

jerawat hipertrofik

(pic source: https://www.acne.org/gallery/album/8412-hypertrophic-scars-anyone/

Tidak seperti bekas luka atrofi, bekas luka hipertrofik terbentuk menjadi benjolan yang berwarna gelap. Ini terjadi karena jaringan kulit tidak sengaja memproduksi banyak sel saat sedang perbaikan sel kulit yang rusak.

Bekas jerawat hipertrofik biasanya berukuran sama dengan jerawat yang menyebabkannya. Bekas luka hipertrofik lebih sering terjadi pada area seperti rahang, dada, punggung, dan bahu.

  1. Bekas jerawat hiperpigmentasi

jerawat hiperpigmentasi

(pic source: https://hellosehat.com/penyakit-kulit/jerawat/minyak-jarak-castor-oil-bekas-jerawat/)  

Setelah jerawat sembuh, seringkali meninggalkan noda di wajah yang lebih gelap atau berubah warna. Nah bekas jerawat ini yang seringkali kita jumpai berwarna hitam di wajah setelah munculnya jerawat. Bekas jerawat ini bisa hilang dengan sendirinya asalkan selalu mendapat perlindungan dari matahari, tapi membutuhkan waktu yang lama. Hiperpigmentasi dapat terjadi ketika kulit rusak oleh jerawat yang parah, atau jika kita suka memencet jerawat. Jadi, hindari banget yah mencet-mencetin jerawat kalau tidak ingin punya bekas jerawat hitam.

  1. Bekas jerawat eritema 

jerawat eritema

(pic source: https://www.beautynesia.id/beauty/dikenal-susah-hilang-kenali-bekas-jerawat-pih-pie-serta-cara-menghilangkannya/b-200905

Bekas jerawat ini berwarna kemerahan atau keunguan. Penyebab jerawat hingga muncul jenis bekas jerawat ini, utamanya disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan minyak yang menyumbat pori-pori kita. Hal ini akhirnya menyebabkan peradangan dan infeksi oleh bakteri. Selain itu, bisa juga disebabkan karena jerawat yang meradang, memencet jerawat, dan paparan sinar matahari. Bahkan bisa saja disebabkan oleh skin care yang komposisinya terlalu keras.

Setelah mengetahui jenis-jenis bekas jerawat dari penjelasan di atas, yang paling umum kita temui biasanya bekas jerawat hiperpigmentasi yang berwarna hitam atau lebih gelap dari warna kulit asli. Yang bikin hasil make up kita gagal flawless. 

Tapi sekarang ada cara mudah untuk memudarkannya, yaitu dengan menggunakan Dermatix Acne Spot Care yang diformulasikan khusus untuk bantu mengurangi bekas jerawat yang kehitaman atau hiperpigmentasi. Kandungan utamanya adalah ActivGCS (ekstrak lendir siput), bahan yang dipopulerkan oleh Korean beauty untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastin, sehingga kulit terasa lebih sehat dan lembap. Selain itu, Dermatix Acne Spot Care juga mengandung Niacinamide yang bisa memperlambat perpindahan melanin ke kulit terluar, serta mengurangi masalah pigmentasi. Dilengkapi dengan Zinc sebagai Anti Inflamasi, vitamin E sebagai Anti Oksidan, serta CPX Silicone yang melindungi kulit dari efek perubahan lingkungan dan memastikan kondisi kulit yang kondusif untuk proses penyembuhan jerawat.

Aplikasikan secara teratur 2 kali sehari, setelah wajah dibersihkan dan menggunakan toner. Tekstur gel-nya yang transparan, lembut, cepat kering, mudah meresap, dan nggak terasa lengket. Cukup dioles atau di tap-tap saja pada bagian bekas jerawatnya, biarkan menyerap, lalu kamu bisa lanjutkan dengan produk-produk skincare kamu selanjutnya, seperti serum, moisturizer, dan sunscreen. Dengan pemakaian teratur selama 4 minggu, kamu sudah bisa melihat hasilnya: noda gelap bekas jerawat memudar, kulit terasa lebih halus dan sehat! Sekaligus make up kamu juga jadi flawless dan makin pede datang ke undangan teman!

LAWAN LUKA BEKAS JERAWATMU
Mencerahkan noda hitam bekas jerawat
Mencegah berkembangnya noda bekas jerawat baru
Teknologi CPX Silicone yang inovatif dan formulasi ActivGCS (ekstrak lendir siput)

 

 

Beli Dermatix® online dan kirim langsung ke rumah kamu

        tokopedia-logo-baru   Blibli   Lazada   logo-menarini-store   jdid-logo

RECENTLY VIEWED