Copyright © 2020 Menarini Asia-Pacific
(Co. Reg. No. 200503853W)

Tips Buat Steak Empuk, Mirip di Resto!

Steak selalu jadi menu yang menggugah selera dan seringkali dianggap sebagai menu mewah yang hanya bisa dinikmati di kafe atau restoran saja. Padahal sebenarnya, kita bisa kok memasaknya sendiri.

Tantangan dalam memasak steak memang terletak pada pengolahan dagingnya. Salah-salah, teksturnya bisa terasa alot alias sulit dinikmati. Lantas, apa saja sih yang harus dilakukan? Yuk, simak panduannya!

Pilih daging terbaik

Banyak pilihan daging untuk diolah jadi steak super empuk. Ada yang berasal dari USA, New Zealand, dan juga lokal. Masing-masing memiliki perawatan yang berbeda-beda, yang berpengaruh pada kualitas yang akan berbeda pula. Sapi New Zealand, misalnya, biasa dimanjakan dan diberi perawatan khusus. Sedangkan sapi lokal umumnya adalah sapi pekerja.

Bagian has dalam biasanya jadi bagian yang paling empuk dan mudah diolah. Yang ideal, daging bisa dipotong setebal 2-4 cm saja. Kalau terlalu tipis, daging bisa overcook saat diolah nanti. Sedangkan kalau terlalu tebal, matangnya bisa memakan waktu yang lama. 

Diperlukan proses untuk membuatnya empuk

Daging sapi asal USA dan New Zealand pada dasarnya sudah empuk, sehingga bisa langsung diberi bumbu favorit dan dipanggang. Tapi, kalau kamu pilih daging lokal, kamu wajib cari cara untuk mengolahnya dulu agar terasa empuk. 

Cara pertama dengan memarut buah nanas untuk memberi rasa segar. Balurkan ke seluruh bagian daging, lalu diamkan selama 30-60 menit saja. Jangan lebih dari itu, karena jika terlalu lama justru akan membuat daging hancur dan berubah rasanya.

Trik kedua, bisa pakai daun pepaya. Caranya cincang kasar dan remas daun pepaya, lalu balurkan ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama 10 menit dan cuci sampai bersih. 

Proses di atas sudah dilalui? Saatnya proses membumbui. Oleskan daging dengan campuran olive oil, garam, dan merica. Pijat perlahan supaya bumbunya meresap, lalu diamkan selama sekitar 15 menit.

Panggang secara sempurna

Kabarnya, hasil panggangan yang sempurna terletak pada wajan yang panas. Tipsnya, panaskan sedikit minyak atau margarin dalam wajan dengan api sedang. Setelahnya, masukkan daging steak secara perlahan. Panggang dan bolak-balik tiap sisinya hingga matang. Tingkat kematangan bisa disesuaikan sesuai selera, baik itu raremedium raremediummedium well, dan well done.

Sebelum disantap atau disajikan dengan topping dan saus, diamkan daging steak sejenak. Tujuannya agar sari daging atau juice tertahan dalam daging dan meleleh saat diiris. Barulah setelah itu, kamu bisa menyantapnya dengan saus atau topping pilihan. Lezat, deh! Apalagi karena diolah dan dipersiapkan sendiri.

Lantas, bagaimana dengan risiko memasak steak? Mulai dari kemungkinan luka teriris saat mengolah daging, sampai luka bakar ringan akibat terkena wajan panas bisa saja terjadi. Bila kamu mengalaminya, segera berikan perawatan pertama pada luka.

Pertama-tama, segera cuci luka di bawah air mengalir dan obati dengan antiseptik. Beberapa waktu setelah luka sembuh dan mengering, lakukan perawatan lanjutan. Pokoknya #JanganSetengahSetengah, supaya bekas luka kamu tidak terus menghantui.

Untuk perawatan bekas luka, kamu bisa mempercayakan pada Dermatix® Ultra  yang mengandung formula CPX technology dan vitamin C Ester. Gel topikal ini bekerja baik untuk bantu memudarkan dan menghaluskan bekas luka menonjol. Untuk hasil yang optimal, gunakan gel tipis-tipis seukuran sebutir jagung. Biarkan kering dalam 1-2 menit, dan ulangi pemakaian 2 kali sehari selama setidaknya 8 minggu. Kamu pun bisa menggunakan riasan maupun losion seperti biasa, karena gel ini transparan, tak berbau, dan tak lengket. Praktis dan solutif, bukan?

Tak cemas lagi kan saat berkreasi di dapur? Saatnya menikmati steak super empuk ala resto, hasil buatan sendiri. Selamat menikmati!

PUDARKAN BEKAS LUKAMU SEKARANG
Meratakan, menghaluskan, dan memudarkan bekas luka
Mudah digunakan, cepat kering, dan tidak berminyak
Dengan formula inovatif CPX technology dan vitamin C Ester

RECENTLY VIEWED