Copyright © 2020 Menarini Asia-Pacific
(Co. Reg. No. 200503853W)

BAGAIMANA CARA KERJA DERMATIX ULTRA?

Setiap wanita mengerti betapa pentingnya mengetahui apa yang kamu oleskan pada kulitmu—apalagi dalam tahap penyembuhan. Apakah ada bahan kimia yang berbahaya? Apakah ada efek samping?
Apakah kulit akan mengalami reaksi negatif? Jadi bagaimana cara kerja Dermatix® Ultra untuk memudarkan
bekas luka?

Jangan khawatir, karena kami akan menjawab semua pertanyaan kamu. Berikut cara kerja Dermatix® Ultra dalam meratakan, menghaluskan, dan memudarkan bekas luka. 1, 2, 3

Geser untuk melihat cara kerja Dermatix® ULTRA

Saat proses penyembuhanluka berlangsung lama, air yang hilang dari luka tersebut akan meningkat. Untuk menghindari air yang hilang menjadi lebih banyak, tubuh akan memproduksi kolagen lebih banyak untuk mempercepat proses penyembuhan luka

Geser untuk melihat cara kerja Dermatix® ULTRA

Saat tubuh memproduksi kolagen berlebih, bekas luka yang terjadi akan meninggi dan menebal

Geser untuk melihat cara kerja Dermatix® ULTRA

Saat kamu merawat luka yang sudah kering dan sembuh dengan Dermatix® Ultra, kandungan polimer silikon Cyclopentasiloxane (CPX)4 akan membentuk lapisan pelindung di permukaan untuk mencegah kehilangan cairan transepidermal berlebih

Geser untuk melihat cara kerja Dermatix® ULTRA

Dengan cairan transepidermal yang telah dikontrol, tubuh kamu tak lagi memproduksi kolagen berlebih. Sehingga bekas luka menjadi lebih rata dan lembut, dan pudar

Geser untuk melihat cara kerja Dermatix® ULTRA

Selain itu, kandungan vitamin C Ester dalam Dermatix® Ultra akan memudarkan warna bekas luka4

 
 
 
 
 
 

Saat proses penyembuhanluka berlangsung lama, air yang hilang dari luka tersebut akan meningkat. Untuk menghindari air yang hilang menjadi lebih banyak, tubuh akan memproduksi kolagen lebih banyak untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

Saat tubuh memproduksi kolagen berlebih, bekas luka yang terjadi akan meninggi dan menebal.

Saat kamu merawat luka yang sudah kering dan sembuh dengan Dermatix® Ultra, kandungan polimer silikon Cyclopentasiloxane (CPX) akan membentuk lapisan pelindung di permukaan untuk mencegah kehilangan cairan transepidermal berlebih.

Dengan cairan transepidermal yang telah dikontrol, tubuh kamu tak lagi memproduksi kolagen berlebih. Sehingga bekas luka menjadi lebih rata dan lembut, dan pudar.

Selain itu, kandungan vitamin C Ester dalam Dermatix® Ultra akan memudarkan warna bekas luka.

Dermatix® Ultra bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di permukaan bekas luka untuk membantu proses penyembuhan alami tanpa terpapar bahan kimia berbahaya lainnya. Bahkan, Dermatix® Ultra dapat digunakan pada anak-anak5. Selain itu, efektivitas Dermatix® Ultra juga telah dibuktikan berulng kali dalam studi yang dilakukan oleh periset independen2.

TINGKAT KEBERHASILAN
85%-86%

Dalam meratakan dan memudarkan bekas luka menonjol dan keloid minor3, 6

Mengurangi ketebalan bekas luka dalam 2-6 BULAN1

70%-84,2% PASIEN

Mengalami perbaikan tampilan bekas luka terkait warna, kelembutan, ketebalan, rasa gatal, dan rasa sakit setelah perawatan dengan gel silikon7.

Jadi kamu tak perlu khawatir dan rawatlah bekas lukamu dengan percaya diri.

PUDARKAN BEKAS LUKAMU SEKARANG
Meratakan, menghaluskan, dan memudarkan bekas luka
Mudah digunakan, cepat kering, dan tidak berminyak
Dengan formula inovatif CPX technology dan vitamin C Ester
Sumber
  1. Yun IS, et al. Aesth Plast Surg (2013) 37:1176-1181
  2. Chernoff WG, et al. Aesth Plast Surg 2007;31:495-500
  3. Fulton JE. Silicone gel sheeting for the prevention and management of evolving hypertrophic and keloid scars. Dermatol Surg 1995;21:947-951
  4. Mustoe TA, Evolution of silicone therapy and mechanism of action in scar management. Aesth Plast Surg. 2008;32:82-92
  5. Chang CS et al. Clinical evaluation of silicone gel in the treatment of cleft lip scars, 2018;8:7422
  6. Mercer NSG. Silicone gel in the treatment of keloid scars. Br J Plastic Surg. 1989;42:83-87
  7. Sepehrmanesh M (2006) Observational study of 1,522 patients using Dermatix gel. Dermatologie 1: 30-32 Compendium

RECENTLY VIEWED