Makin Pede Presentasi di Depan Klien, dengan Cara ini

Harus mempresentasikan sebuah materi atau hasil kerja di depan banyak orang memang bikin deg-degan. Jangankan di depan atasan atau klien, berhadapan dengan beberapa rekan kerja saja sudah bikin kita panik dan mendadak blank. Untuk kamu yang kerap menemui hal ini, jangan dulu panik! Ingat kalau kesuksesan presentasi bakal berdampak pada suksesnya karier kamu di masa depan. Jangan biarkan hasil jerih payah kamu saat menyusun materi jadi sia-sia, karena kamu terlalu panik membayakan suasana presentasi nanti.

Karena itu, lakukan beberapa hal berikut agar bebas grogi saat presentasi…

Prepare and practice

Dua mantra ini penting banget. Yang membuat presentasi terkesan mengerikan adalah karena kamu tidak tahu apa yang bakal terjadi. Untuk meminimalkan risikonya, kamu wajib berlatih sebelum hari-H. Yang paling umum adalah berlatih presentasi di depan cermin. Coba sambil mengatur nada suaramu, arah pandangan, dan yang paling penting adalah penguasaan materi. Pastikan kamu paham betul setiap slideyang akan kamu bawakan.

Penampilan prima

Kesan pertama sangat penting. Itu sebabnya kamu harus dandan sesuai dengan materi yang akan dibawakan dan suasana kantor tempat kamu akan membawakan presentasi. Jangan sampai salah dress code pokoknya. Sangat dianjurkan pakai high heels. Kenapa? Karena akan bikin kamu kelihatan menyolok. Sikap tubuh akan terlihat jenjang sempurna dan ini bisa memompa rasa percaya diri.

Kalau kamu memilih rok mini dan kemeja lengan pendek, perhatikan juga kelembapan kulit. Jangan sampai kelihatan kulit kamu kering. Juga buat urusan bekas luka, sebaiknya dirawat sekitar dua bulan sebelum waktunya presentasi. Soalnya, tampil cantik dan pede memang tidak boleh setengah-setengah. Pakai gel apa? Sudah pasti Dermatix Ultra. Tinggal oleskan secara teratur dua kali sehari, selama minimal delapan minggu. Bekas luka pudar, kulit cantik pun akan kembali kamu miliki. Pastinya kamu makin yakin bakal membawakan presentasi dengan sukses.

Maksimalkan perkenalan di awal

Kunci awal biar percaya diri adalah, kenali audience. Artinya coba perkenalkan diri dengan baik ke semua orang yang hadir di ruangan meeting. Jabat tangan erat masing-masing peserta meeting dan coba cari tahu nama, jabatan, dan kepentingannya dalam presentasi kamu saat bertukar kartu nama. Dengan begitu kamu akan punya rasa kedekatan dan bisa mengurangi perasaan grogi. Dan saat tanya jawab setelah presentasi nanti juga pastinya suasana bisa lebih cair, karena kamu dan para peserta presentasi sudah saling mengenal dan kamu bisa menyapa lebih dekat.

Tentukan fokus tatapan mata

Yang ideal memang, saat membawakan presentasi, kamu menatap ke mata peserta meeting. Tapi, kalau menatap audiens secara langsung membuat kamu semakin grogi, coba temukan hal lain yang bisa kamu jadikan fokus tatapan. Artinya, kamu tidak harus menatap semua mata selama presentasi, coba cari fokus tatapan dari salah satu lokasi dalam ruangan.

Yang paling simple, kamu bisa menatap titik tepat di atas kepala audience. Jadi seolah-olah kamu menatap mereka, padahal tidak juga. Dan jangan lupa, sesekali edarkan mata ke sekeliling ruangan.

Jangan lupa untuk tersenyum di sela-sela membawakan presentasi, karena senyum yang adalah hal sangat sederhana dan semua orang pasti bisa itu bisa membantumu mengurangi nervous menjelang presentasi. Jangan lupa untuk tersenyum saat memasuki ruangan. Dan jangan lupa tersenyum lagi saat kamu hendak memulai presentasi. Selain membuat orang lain senang, senyum juga bisa membuatmu lebih rileks secara otomatis. Sebaiknya, kamu juga coba berinteraksi dengan audience untuk mendekatkan kamu dengan peserta presentasi sekaligus memastikan kalau mereka paham dan tertarik dengan materi yang kamu bawakan. Dan jangan lupa tarik napas dalam dan panjang, setiap kali kamu merasa tegang membawakan materi presentasi. 

Posted on, 06.07.2018