Kucingmu Suka Mencakar Sofa Kesayangan? Ini Triknya!






Kalau kamu punya kucing sebagai peliharaan kesayangan, pasti kehadiran cakaran di sofa bukanlah sebuah hal yang asing lagi. Menurut The Humane Societyada banyak alasan di balik hobi kucing yang satu ini: mulai dari menandai area kekuasaan, hingga untuk meregangkan diri sekaligus menajamkan kuku. Sekali-dua kali mungkin tak apa, namun lain halnya jika hal ini terjadi terus-menerus.

Nah, agar kerusakan yang ditimbulkan tidak parah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyiasati hobi kucing mencakar sofa kesayanganmu. Penasaran?

Manfaatkan spray khusus

Tak perlu membeli, kamu bisa membuat sendiri spray berisikan air yang dapat disemprotkan, setiap kali kucingmu hendak mencakar sofa. Tenang saja, hal ini tak akan melukai kucingmu. Tindakan tersebut akan memberikan pengertian pada kucing bahwa apabila ia mencakar sofamu, maka besar kemungkinan ia akan terkena semprotan--yang tentunya tidak kucing sukai.

Apabila semprotan air belum ampuh juga, kamu bisa mencampur 50ml air dengan 1 sendok teh minyak jeruk, perasan lemon, atau essential oilberaroma citrus. Mengapa? Sebab kebanyakan kucing tak menyukai aroma jeruk atau citrus. Untuk mengetes apakah formula itu bisa berguna atau tidak, cobalah semprotkan dulu ke sebuah kain dan dekatkan pada hidungnya. Kalau kucingmu menolak, tandanya kamu sudah berhasil menemukan komposisi yang tepat.

Potong kuku

Apabila dirasa butuh, tak ada salahnya untuk menggunting ujung kuku kucing sedikit agar tak terlalu tajam cakarannya. Agar proses ini berjalan lancar, coba tekan jari kakinya menggunakan jari telunjukmu. Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan kuku kucing, sehingga pemotongan jadi lebih mudah. Tak lupa, perhatikan posisimu saat memotong kukunya, yaitu dari atas (vertikal), bukan dari samping agar kukunya tak pecah.

TapiLadies, hati-hati juga ya saat menggunting kuku kucing; jangan sampai kamu menyentuh area batas daging dengan warna merah di dalamnya. Pastikan kamu hanya memotong bagian ujungnya saja, yang terlihat tipis dan runcing.

Berikan peralatan mencakar

Salah satu cara paling efektif mengalihkan perhatian kucing dari sofa ialah dengan memberikan tempat khusus mencakar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyediakan peralatan ini. Misalnya ialah tinggi alat pencakar, yang sebaiknya lebih tinggi dari kucingmu. Pastikan dudukannya kokoh, agar tak mudah goyang saat kucingmu mencakar dan menghindari kucingmu tertimpa alat tersebut.

Selain itu, cobalah pelajari kebiasaan kucingmu. Kalau ia suka mencakar karpet, maka sebaiknya alat tersebut diletakkan secara horizontal di area kesukaannya. Kemudian hindari material alat cakar yang terlalu lembut, karena kucing biasanya lebih suka material yang keras seperti dari bahan rami atau serat sisal. Jikalau kamu memutuskan untuk membuat alat mencakar ini sendiri, pastikan untuk menggambar desainnya secara kasar terlebih dahulu supaya hasilnya lebih maksimal.

Nah, memotong kuku kucing ataupun membuat sendiri perlengkapan mencakar tentu tetap berisiko terluka. Kalau sampai kamu terluka karena saat sedang menyiapkannya, pastikan untuk langsung membersihkannya dengan air mengalir agar tak ada bakteri yang menempel. Kemudian, sterilkan luka dengan alkohol atau obat antiseptik, dilanjutkan dengan pemasangan perban.

Luka sudah kering? #JanganSetengahSetengah, lanjutkan dengan perawatan bekas luka. Sebaiknya kamu tidak menunda-nunda hal ini, agar bekas lukanya masih bisa ditangani dengan optimal. Coba deh gunakan gel topikal yang memang bisa memudarkan bekas luka menonjol. Contohnya ialah Dermatix® Ultra, seperti yang pernah bekerja baik pada Yuli Rusmayanti saat ia sempat terkena cakaran kucing.

“Dermatix® Ultra itu okebanget! Kemarin lengan saya punya banyak bekas luka cakaran karena kucing yang anti banget digendong. Saya pun coba pakai Dermatix® Ultra, dan bekas lukanya memudar. Gel topikal ini sangat saya rekomendasikan untuk teman-teman yang punya keluhan bekas luka di area terbuka seperti saya. Bekas luka bisa memudar dengan pemakaian rutin. Jadi gak malu lagi deh kalau pakai baju lengan pendek,” ujar Yulia.

Memang, Dermatix® Ultra bekerja baik karena mengandung formula terkini CPX Technology serta vitamin C Ester. Cara pakainya pun mudah, cukup aplikasikan gel sekitar sebutir jagung pada area bekas luka sebesar 15 cm. Oleskan secara tipis dan merata, 2 kali sehari. Dalam pemakaian yang teratur selama 8 minggu, kamu akan bisa merasakan pengalaman yang sama dengan Yulia: bekas luka perlahan-lahan memudar. Jadi jangan setengah-setengah saat mengoleskan Dermatix, gunakan sesuai anjuran untuk hasil terbaik!

Tags : Pets bekas luka dermatix #JanganSetengahSetengah #KetahuiCaranya Oktober

Posted on, 25.10.2018