Khawatir dengan Bekas Luka Pasca Operasi Tahi Lalat? Ini Tipsnya!

Kehadiran tahi lalat di area yang terekspos memang kadang bisa mengganggu kepercayaan dirimu. Untuk itu, lakukanlah konsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan menawarkan beragam prosedur yang bisa dipilih untuk menghilangkan tahi lalat tersebut.

Untuk menghilangkan tahi lalat secara permanen, kamu bisa memilih prosedur surgical cutting. Tahi lalat beserta jaringan kulit di sekitarnya akan dipotong dengan pisau bedah, kemudian lukanya ditutup dengan jahitan. Jika tahi lalatmu cenderung kecil, biasanya kamu cukup disarankan menjalani prosedur pengikisan jaringan kulit pada area tersebut. Teknik ini tidak membutuhkan jahitan setelahnya, tapi bisa menimbulkan bekas luka yang terlihat nyata.

Prosedur cryosurgery juga bisa jadi alternatif pilihan lainnya. Dokter akan menyemprot nitrogen cair dengan suhu dingin pada tahi lalat, lalu dilakukan prosedur bedah beku tahi lalat bersama jaringan kulitnya. Tindakan lainnya ialah kauterisasi (bedah listrik) dengan membakar lapisan kulit pada tahi lalat, menggunakan alat logam yang mengalirkan aliran listrik.

Beragam cara menghilangkan tahi lalat ini bukan berarti tak membutuhkan perawatan intensif pasca operasi. Termasuk juga adanya kemungkinan munculnya bekas luka pasca tindakan. #JanganSetengahSetengah untuk yang satu ini, serahkan pada yang benar-benar terpercaya.

Untuk membantu meratakan dan memudarkan bekas luka tersebut agar nampak lebih halus, cobalah untuk menggunakan Dermatix® Ultra. Jadi jangan setengah-setengah merawat bekas luka agar mendapat hasil yang maksimal. Bila ada bekas luka, segera pudarkan dengan Dermatix!

Tags : Bekas Luka dermatix Tahi Lalat #KenaliBekasLukamu September

Posted on, 19.09.2018