Cara Hilangkan Tahi Lalat Tanpa Rasa Sakit






Siapa yang tak punya tahi lalat di permukaan kulitnya? Semua orang pasti memilikinya, baik yang sifatnya tunggal maupun berkelompok. Biasanya tahi lalat akan muncul sebelum usia 20 tahun, terkadang bahkan sudah timbul sejak usia bayi. Di usia dewasa biasanya jumlah normal tahi lalat yang ada di tubuh berkisar antara 10-40 buah lho Ladies. Coba kamu hitung tahi lalat di tubuh kamu?

Memiliki tahi lalat di area kulit tertentu pastinya punya daya tarik alias beauty mark tersendiri. Namun tak jarang ada yang merasa terganggu akan keberadaannya, misal karena ukurannya cukup besar--di area yang terekspos pula! Alih-alih menjadi daya tarik, rasa percaya diri kamu malah jadi menurun. Bila kamu berencana untuk menghilangkan tahi lalat di area kulit yang dirasa mengganggu, ada beberapa cara yang bisa ditempuh:

A) Bahan alami

Ada beberapa keyakinan bahwa tahi lalat dapat dihilangkan sendiri secara alami. Tentu dengan mempertimbangkan bahwa hanya tahi lalat yang berukuran sangat kecil dan tidak tebal, yang bisa pudar menggunakan cara ini.

  • Madu

Menurut tradisi Yunani, madu dipercaya sebagai bahan alami terbaik untuk mengatasi masalah pada kulit, salah satunya ialah menghilangkan tahi lalat. Caranya, aplikasikan madu organik murni pada tahi lalat, kemudian tutup dengan plester. Ulangi langkah ini setiap pagi dan malam selama 6 minggu, sampai tahi lalat memudar.

  • Bawang putih

Selain madu, bawang putih juga bisa jadi pilihan alternatif kamu untuk bantu menghilangkan tahi lalat. Caranya cukup tempelkan cairan bawang putih segar pada tahi lalat setiap hari. Ulangi setiap pagi, setidaknya dalam kurun waktu 8 minggu.

  • Pisang

Ladies, ternyata kulit pisang juga dipercaya bisa menghilangkan tahi lalat,lho. Pasalnya dalam kulit pisang terkandung enzim pencerah alami yang bisa memudarkan tahi lalat. Cukup tempelkan bagian dalam kulit pisang pada tahi lalat selama sejam. Lakukan ritual ini setiap hari sampai tahi lalat hilang, setidaknya dalam kurun waktu minimal 6 minggu.

 B) Tindakan medis

Kadar kesuksesan menghilangkan tahi lalat menggunakan bahan alami memang tak pasti, sebab kita tidak tahu bagaimana hasil yang bisa terjadi. Untuk itu, banyak orang memilih menggunakan prosedur medis untuk menghilangkan tahi lalat.

Dilansir dari situs Alodokter, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, misalnya seperti bedah eksisi, membekukan dengan cairan nitrogen (cryosurgery), bedah listrik (kauterisasi), hingga bedah laser. Masing-masing memiliki keunggulan dan risikonya tersendiri, yang perlu disesuaikan dengan riwayat kesehatan kulitmu.

Melihat pilihan tindakan medis diatas, semuanya memiliki risiko luka yang akan menimbulkan bekas luka pada kulitmu. Karenanya ketika pengangkatan tahi lalat telah berhasil dilakukan, segera rawat lukanya. Setelahnya, masih ada satu tugas lagi yang harus kamu jalani, yakni merawat bekas luka. Ya, bekas luka tidak akan menghilang begitu saja bila didiamkan. Karenanya #JanganSetengahSetengah dalam merawatnya. 

Sebagai pilihan, kamu bisa menggunakan Dermatix® Ultra Gel topikal ini mengandung formula CPX yaitu zat aktif utama yang membantu meratakan dan memudarkan bekas luka. Ditambah dengan vitamin C Ester, membuat Dermatix® Ultra bekerja baik dalam membantu memudarkan bekas luka.

Apabila kamu menggunakannya secara rutin, perlahan kamu bisa melihat sendiri perubahannya. Kulit cantik minim bekas luka, kamu pun bisa kembali percaya diri deh! Semoga bermanfaat! 

Tags : What To Love in 2019 February KenaliBekasLukamu dermatix

Posted on, 14.03.2019