Bekas Luka Semakin Parah dengan Kebiasaan Berikut Ini

Memiliki kulit mulus tentu merupakan idaman setiap perempuan. Tapi, aktivitas harian yang beragam dapat berisiko menimbulkan luka yang berbekas. Terjatuh saat sedang berjalan, terkena pisau saat memasak, luka pasca melahirkan, dan lain sebagainya menjadi beberapa contoh peristiwa pemicu bekas luka yang kerap dialami setiap perempuan.

Bekas luka yang dialami tentu tak boleh dianggap remeh. Salah penanganan justru membuat kulit jadi tak mulus lagi. Tapi sayangnya, kita masih sering mengabaikan bekas luka yang dimiliki. Bahkan, sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan juga membuat bekas luka bertambah parah. Untuk mencegahnya bertambah buruk, yuk hindari kebiasaan berikut ini:

1. Tidak sabar

Walaupun sepele, namun hal ini memiliki impact yang sangat besar. Penyembuhan bekas luka pada kulit membutuhkan proses yang berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini juga tergantung dari jenis luka yang kamu miliki. Pahamilah bahwa sel kulit membutuhkan proses untuk memulihkan bekas luka. Dengan sabar dalam merawat bekas luka, maka penyembuhannya akan lebih optimal dan dapat meminimalisir bekas yang terjadi semakin parah.  Ingat pula bahwa sebelum melakukan perawatan, pastikan bekas luka benar-benar telah mengering dan sembuh ya!

2. Menggaruk bekas luka

Bekas luka yang dalam proses pemulihan kerap menimbulkan rasa gatal. Tapi, jangan sekali-sekali mencoba untuk menggaruk bekas luka tersebut. Saat digaruk, umumnya akan timbul jaringan parut lainnya yang akan kembali membuat luka. Alhasil, bekas luka akan semakin parah dari sebelumnya.

3. Tidak menggunakan SPF

Paparan sinar matahari tidak hanya dapat merusak kulit, namun juga dapat memperburuk tampilan bekas luka. Sel-sel yang memproduksi pigmen dalam kulit jadi kelewat aktif saat tahap penyembuhan bekas luka serta memproduksi lebih banyak pigmen daripada biasanya. Hasilnya bekas luka pun tampak lebih gelap dari kulit asli. Oleh karena itu, pakailah krim tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi bekas luka yang kamu miliki.  Terutama, jika kamu rutin berkegiatan di ruang terbuka.

4. Gonta-ganti obat bekas luka

Di pasaran memang banyak sekali obat bekas luka yang tersedia. Sebelum memakainya, pastikan kamu benar-benar memeriksa tiap kandungan yang dimiliki serta manfaat yang ditawarkan. Sebab jika tidak cocok, bisa jadi menimbulkan risiko ke kulitmu seperti rasa gatal, kulit kering, hingga iritasi. Yang ada bekas luka tak kunjung memudar dan malah menjadi makin parah. 

Untuk merawat bekas luka memang #JanganSetengahSetengah. Kamu bisa mengandalkan Dermatix® Ultra,  yang diperkuat dengan kandungan vitamin C Ester dan CPX Technology. Gel topikal ini efektif bekerja untuk membantu memudarkan dan meratakan bekas luka menonjol. Apabila digunakan secara rutin setidaknya 2 kali sehari selama minimal 8 minggu, perlahan kamu bisa melihat sendiri bagaimana perubahannya.

Terlebih, Dermatix® Ultra juga cenderung nyaman diaplikasikan pada kulit; gelnya transparan, tidak terasa lengket, serta aman untukmu yang berkulit sensitif sekalipun. Formula Dermatix® Ultra  juga mampu membantu melindungi bekas luka dari risiko hiperpigmentasi akibat radiasi UVA dan UVB. Komplit, bukan? Untuk perawatan kulit memang harus maksimal. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Ladies!

Tags : independence in daily life dermatix ultra #JanganSetengahSetengah Ketahui caranya

Posted on, 24.08.2019