7 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Face Waxing




Menurut situs Alodokter.com, waxing merupakan cara mencabut bulu di tubuh dengan menggunakan lilin yang mengeras, strip kain, ataupun kertas. Metode ini cenderung lebih menyakitkan ketimbang mencukur, namun bulu yang tercabut akan tumbuh dengan helaian yang lebih halus, dalam kurun waktu yang cenderung lama. Saat ini, metode tersebut sering diaplikasikan pada wajah. Terutama, oleh para perempuan yang menginginkan kulit wajah yang nampak halus dan bersih, tanpa adanya area bulu yang terlihat mencolok.

Dibandingkan metode lain seperti threading atau tweezing, waxing memang cenderung mampu mencabut banyak bulu dengan lebih cepat dan banyak. Sehingga, rasa nyeri yang kita alami selama proses juga jadi lebih singkat. Hasilnya sendiri bisa bertahan dalam kurun waktu 2-8 minggu, karena sifatnya yang semi permanen.

Siapa yang boleh melakukannya?

Meski terbuka bagi siapa saja, Ladies yang memiliki kulit wajah sensitif dan berjerawat sebaiknya menghindari cara ini, agar area sensitif tidak meradang. Konsultasikan dengan ahli; siapa tahu kamu bisa mencoba alternatif lain seperti laser misalnya. Pakar dermatologi Joyce Imahiyerobo-Ip, MD dari South Shore Medical Center juga mengatakan perlunya tes kesehatan sebelum melakukan face waxinguntuk tahu apakah ada gangguan autoimun pada dirimu.

Banyak petunjuk face waxing yang bisa kita temukan dengan mudah di internet. Meski tak ada larangan untuk melakukannya sendiri, Tiffany Amorosino dari Bella Sante Clinic, Boston mengemukakan beberapa hal yang wajib diperhatikan; yaitu:

  • tes alergi kulit terlebih dahulu
  • tidak menggunakan produk asam yang berisiko membuat kulit wajah mudah terkelupas selama 3-4 hari sebelum waxing
  • pastikan kulit dalam keadaan lembap
  • cek kebersihan perlengkapan waxing
  • perhatikan suhu wax dengan tepat

Bagaimana dengan risikonya? 

Face waxing membuat kulitmu kemerahan. Tak perlu panik, umumnya hal tersebut akan mereda dalam kurun 1-2 hari. Selain mengistirahatkan kulit wajah dari riasan, pastikan kulitmu dalam kondisi lembap dan terhidrasi dengan baik selama proses pemulihan.

Meskipun begitu, seringkali face waxing meninggalkan bekas luka bakar akibat proses pengaplikasian lilin pada wajah. Ketika kulit wajah terasa terbakar, segera aliri dengan air mengalir untuk meredakan panasnya. Setelah itu, aplikasikan obat khusus luka bakar. Ulangi hingga kamu benar-benar yakin lukanya sudah sembuh dan mengering.

Apakah berhenti di situ saja? #JanganSetengahSetengah Ladies, lanjutkan dengan proses perawatan bekas luka tadi yang sudah sembuh dan mengering. Untuk bekas luka menonjol, kamu bisa menggunakan Dermatix® Ultra . Tak berwarna dan nyaman di kulit, gel topikal ini bekerja efektif membantu meratakan dan memudarkan bekas luka. Dermatix® Ultra  mengandung CPX technology dan vitamin C Ester, yang dapat bekerja optimal untuk semua jenis kulit tanpa menimbulkan risiko iritasi.

Penggunaan secara rutin 2 kali sehari selama minimal 8 minggu bisa membantu kamu merawat kondisi bekas luka secara maksimal. Apalagi, untuk area kulit wajah yang sangat sayang apabila terganggu akan kehadiran bekas luka. Semoga bermanfaat, Ladies! 

Tags : September only women understand KenaliBekasLukamu

Posted on, 17.09.2019