5 Opsi Menghilangkan Bulu di Kaki

Menghilangkan bulu di kaki tentunya bukan sebuah keharusan. Tapi, jika kamu adalah salah satu perempuan yang lebih suka melihat kakimu terbebas dari bulu, maka beberapa cara berikut bisa jadi pilihan yang tepat.

Mencabutnya dengan pinset

Jika kamu tidak memiliki bulu kaki yang banyak, maka metode ini adalah pilihan yang tepat. Tapi, tentunya kamu harus memastikan bahwa pinset yang digunakan dalam keadaan bersih dan steril, serta masih memiliki daya cengkram yang baik untuk memudahkan pencabutan. Untuk metode ini, biasanya folikel rambut yang dicabut masih terbilang utuh. Maka dari itu, bulu rambut akan kembali tumbuh dengan cepat.

Untuk mempermudah, kompres kaki dengan menggunakan air hangat sekitar 5-10 menit agar pori-pori jadi lebih terbuka. Lalu, keringkan menggunakan handuk dan mulailah mencabut bulu-bulu di kakimu satu per satu. Setelah selesai, kompres dengan air dingin untuk merapatkan kembali pori-pori kulitmu.

Mencukurnya menggunakan razor

Selain praktis dan murah, bercukur adalah cara paling ringkas dan umum dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki. Untuk melakukan metode ini, ada baiknya kamu memerhatikan arah tumbuhnya bulu kakimu karena proses pencukuran akan lebih maksimal jika dilakukan berlawanan arah dengan pertumbuhan rambut.

Mencukur bulu kaki juga sebenarnya tidak akan membuat bulu tumbuh kembali menjadi lebih lebat. Hanya saja karena memang bulu-bulu tidak tercabut dari akarnya, maka kadang suka terlihat bintik-bintik hitam yang merupakan sisa dari helai rambut yang tidak terangkat. Agar maksimal, proses pencukuran ini lebih baik dilakukan secara rutin saat bulu kaki mulai tumbuh walau sedikit.

Untuk melakukan ritual ini, jangan lupa membasahi kulit terlebih dahulu dan gunakan krim cukur untuk meminimalisir luka yang bisa terjadi, ya!

Waxing

Biasanya tempat-tempat kecantikan juga menyediakan jenis lilin (wax) yang bervariatif, ada yang menawarkan pencabutan bulu menggunakan hard wax, soft wax, bahkan caramel panas juga tersedia jika kamu ingin treatment yang lebih ramah di kantong.Untuk pilihan yang lebih tak menyakitkan, hard wax bisa jadi pilihan tepat. Karena lilin jenis ini memiliki kemampuan mengangkat bulu dengan lebih baik dan lembut.

Lakukan pengulangan waxing setidaknya 1 bulan sekali untuk menghindari bulu tumbuh terlalu panjang dan meminimalisir rasa sakit yang mungkin terjadi. Metode ini juga bisa saja menyebabkan kulit menjadi lebih merah, sensitif, bahkan terinfeksi. Oleh karena itu, penggunaan krim antibakteri setelah waxing penting untuk dioleskan. Selain itu, hindari terkena sinar matahari langsung dan mandi menggunakan air panas selama 1x24 jam ya!

Intese Pulse Light (IPL)

Nah, kalau kamu punya dana lebih untuk menghilangkan bulu kaki secara permanen, maka teknik yang satu ini patut dicoba. Selain memang optimal untuk membantu menghilangkan bulu di wajah, metode Intense Pulse Light (IPL) ini juga baik dilakukan untuk menghilangkan bulu di kaki. Treatment yang menggunakan gelombang cahaya pada panjang tertentu ini akan diarahkan pada area kulit dengan bulu yang ingin dihilangkan. Gelombang cahaya tersebut akan diserap oleh pigmen dalam folikel rambut di bawah kulit, sehingga akhirnya rambut akan hancur seiring dengan waktu.

Prosedur yang nyaris tanpa rasa sakit ini biasanya perlu dilakukan sekitar 4-6 kali selama 6 bulan hingga 1 tahun, agar bulu dapat hilang dengan permanen.

Krim perontok bulu

Kalau kamu ingin merontokkan bulu yang sulit dijangkau dengan menggunakan pisau cukur, maka krim perontok bulu akan mempermudah hidupmu. Metode yang kerap kali disebut sebagai depilatory ini memang tidak akan menimbulkan rasa sakit seperti yang terjadi saat kamu melakukan waxing.

Cara kerja krim ini adalah dengan memecah struktur protein rambut, sehingga rambut bisa keluar dan terangkat dari kulit dengan mudah. Setelah kamu mengaplikasikan krim pada kulit dengan bulu yang akan dihilangkan, maka formula krim akan memecah ikatan kimia yang menahan struktur protein rambut di tubuh yang dikenal sebagai keratin. Jadi, saat krim depilatory melarutkan keratin, maka rambut jadi cukup mudah untuk terlepas dari folikel dan rontok saat diusap. Bulu akan tumbuh kembali dalam beberapa waktu dan tentunya lebih lama dibandingkan saat kamu mencukur menggunakan razor.

Beberapa cara menghilangkan bulu kaki ini memang bisa dilakukan sesuai dengan keinginanmu. Tapi, kamu juga tetap harus ingat bahwa beragam cara ini juga pastinya memiliki risiko masing-masing. Bisa saja kamu tidak sengaja melukai kakimu saat menggunakan pisau cukur. Atau ternyata formula krim perontok bulu malah menimbulkan reaksi alergi di kulit yang bisa membuat bekas luka.

Jika itu sampai terjadi, pastikan kamu mengatasi lukanya terlebih dahulu dengan baik. Seperti mengaplikasikan alkohol saat tergores oleh pisau cukur, atau mengoleskan krim pereda gatal saat reaksi alergi mulai timbul. Nah, setelah lukanya mengering, pastikan juga agar kulit kakimu terbebas dari bekas luka yang menggangu. Oleh karena itu, selalu siapkan Dermatix Ultra sebagai salah satu solusi untuk membantu memudarkan bekas luka pada kulit. Lalu, supaya proses memudarnya jadi maksimal, oleskan gel sebanyak 2 kali sehari selama minimal 8 minggu. Bulu hilang, kaki pun tetap terlihat indah!

Posted on, 06.07.2018