4 Rekomendasi Olahraga Untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran





Di tahun yang baru ini, ada baiknya untuk lebih bijak dalam memilih segala hal yang terbaik untuk diri kita. Misalnya dimulai dari hal kecil seperti rajin berolahraga. Mengingat padatnya aktivitas setiap hari, bukan hanya tubuh kita yang bisa lelah. Pikiran alias mental juga bisa down.

The Lanchet Psychiatry di dalam jurnalnya menyebutkan besarnya pengaruh olahraga bagi kesehatan tubuh dan pikiran kita. Berdasarkan hasil survei, diketahui bahwa mereka yang rutin berolahraga terbukti 22,3% lebih sedikit mengalami gangguan kesehatan mental, dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga sama sekali. Untuk itu, kita disarankan berolahraga minimal tiga kali dalam seminggu agar dapat mengurangi risiko depresi hingga 30%.

Wah, besar sekali ya dampaknya! Untukmu yang tertarik mau mendalami olahraga, berikut beberapa rekomendasinya:

  • Yoga dan tai chi

Banyak orang meragukan keefektifan olah raga yoga dan tai chi karena gerakannya dirasa terlalu lambat, serta kurang menantang. Padahal dalam salah satu artikel di The Wall Street Journal, para peneliti mengemukakan bahwa yoga dan tai chi, yang pada awalnya termasuk dalam kategori olahraga rekreasi, ternyata berpengaruh dalam mengurangi risiko buruknya kondisi mental hingga 22.9%.

Gerakan yoga efektif melatih tubuh dalam memusatkan pikiran melalui pernapasan dalam. Tubuh terdorong perlahan untuk menyalurkan energi, mengelola stres, dan menjadi rileks. Sementara itu, tai chi tergolong baik dalam melatih tingkat konsentrasi lewat gerak tubuh. Tubuh menjadi lebih lentur, sel syaraf juga terpicu untuk lebih aktif.

  • Angkat beban (weightlifting)

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Psychiatry menemukan bahwa resistance exercise training (RET) seperti angkat beban secara signifikan mampu mengurangi gelaja depresi. Metode latihan angkat beban bekerja meningkatkan aliran darah ke otak, dan memicu lepasnya perasaan bahagia dari hormon endorfin. Tak heran, banyak terapi kesehatan bagi atlit merekomendasikan metode latihan yang satu ini. Apabila dilakukan dengan benar, tulang akan jadi lebih kuat dan terhindar dari penyakit kronis. Namun pastikan kamu berlatih di bawah bimbingan trainer, ya! Kalaupun mencoba sendiri, jangan lupa untuk riset terlebih dahulu untuk mengurangi risiko cedera.

  • Pilates

Sama seperti yoga, pilates seringkali disalah artikan sebagai olahraga yang membosankan. Bahkan, tak sedikit orang mengira pilates hanya cocok untuk mereka yang mengalami gangguan tulang punggung. Padahal menurut penemu olahraga pilates, Joseph Pilates, olahraga ini sangat baik untuk mengasah kesehatan tubuh dan pikiran kita. Gerakan-gerakan pada pilates menekankan pada pentingnya kontrol pikiran dalam menyelaraskan gerak tubuh; bahwa tubuh kita bisa menyembuhkan dirinya sendiri apabila kita mengenalnya dengan baik. Selain itu, pilates juga berfokus pada pernapasan, sehingga akan sangat bermanfaat bagimu yang memiliki gangguan tidur.

  • Bersepeda

Yang satu ini sih seharusnya tak sulit untuk dilakukan, karena memang menyenangkan! Seperti dikutip dari New York Post, bersepeda secara rutin membantu mengurangi kadar stres dan inflamasi; kedua faktor yang sangat erat kaitannya dengan depresi. Hilary Lowland, pendiri London’s Boom Cycle,mengemukakan bahwa kegiatan ini tak hanya membakar kalori, namun juga kecemasan kita. Jadi, yuk sempatkan untuk bersepeda akhir pekan ini!

Ladies, itulah rekomendasi olahraga yang tidak hanya berguna bagi kesehatan tubuh, tapi juga kesehatan mental. Pada dasarnya, tubuh memang sebaiknya dibiasakan untuk bergerak dan berolahraga. Healthy body will ignite happy soul! Tapi hati-hati saat berolahraga, terlebih jika kamu tidak didampingi oleh pelatih. Salah-salah, tubuhmu bisa jadi korban kecelakaan kecil selama berolahraga seperti sesimpel jatuh dari sepeda, ataupun tergores alat beban di gym. Bila kamu terluka, segera lakukan penanganan pertama dengan mencuci luka menggunakan air mengalir, dan beri cairan antiseptik.

Setelah lukanya mengering, segera lanjutkan deh dengan perawatan bekas luka menggunakan Dermatix® Ultra. Dengan CPX Technology dan vitamin C Ester, bekerja baik untuk memudarkan dan menghaluskan bekas luka menghitam dan menonjol. Gel transparannya cepat kering di kulit dan tidak berminyak, sehingga nyaman digunakan. Untuk hasil terbaik gunakan secara rutin 2 kali sehari selama minimal 8 minggu. Kalau kulit terawat, pikiran juga pasti jadi lebih senang dan percaya diri. Jadi jangan setengah-setengah merawat bekas luka agar mendapat hasil yang maksimal.

Tags : Resolution KenaliBekasLukamu Januari dermatix #JanganSetengahSetengah

Posted on, 04.02.2019